Dalam
rangka meningkatkan integritas dan kinerja organisasi, RSPAU dr. Suhardi
Hardjolukito telah diusulkan sebagai salah satu satuan kerja yang layak
menerima predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kemenpan-RB. Untuk
mendukung upaya tersebut, RSPAU melaksanakan Bimbingan Teknis (bimtek) bersama
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB)
pada hari Jum’at (19/01/24). Pembukaan Bimtek yang diselenggarakan di ruang
Garuda Satu ini dihadiri oleh Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Wakil
Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, pejabat RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito,
serta ketua, wakil ketua, sekretaris, staf, koordinator Pokja Zona Integritas
(ZI), dan seluruh anggota Pokja ZI. Serta hadir sebagai narasumber bimtek dari
Kemenpan-RB yaitu Wahyu Kusumaningtyas, S.H.
Dalam
sambutannya, Kepala RSPAU menyampaikan, Makna pentingnya Bimtek bersama
Kemenpan-RB bagi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, dimana zona integritas tidak
hanya menjadi kewajiban akan tetapi sebagai tekad organisasi dalam menciptakan
lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel.
"Kami memiliki tekad kuat untuk
mewujudkan Zona Integritas dan meraih predikat WBK pada tahun 2024. Bimtek ini
menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami menuju integritas dan kinerja
terbaik. Kami berkomitmen untuk terus melakukan reformasi birokrasi dan
meningkatkan kualitas pelayanan public,” kata Ka RSPAU dr. Suhardi
Hardjolukito.
Dalam sambutannya, narasumber Wahyu
Kusumaningtyas menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada RSPAU dr. Suhardi
Hardjolukito atas komitmen kuat RSPAU dalam mewujudkan unit kerja yang bebas
dari korupsi, kolusi dan nepotisme serta senantiasa selalu meningkatan kualitas
pelayanan publik.
Bimtek
ini terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi Bimtek yang mencakup penjelasan
terperinci mengenai prinsip-prinsip tata kelola baik, manajemen perubahan,
tatalaksana, sistem manajemen SDM, pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan
publik, hingga survei kepuasan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi.
Sesi kedua adalah visitasi unit kerja, di mana tim bimtek melakukan evaluasi
langsung terhadap implementasi konsep Zona Integritas di setiap unit kerja
RSPAU.
RSPAU
dr. Suhardi Hardjolukito berkomitmen untuk mengikuti petunjuk dan arahan yang
telah diberikan dalam bimtek ini. Dengan harapan agar melalui upaya reformasi
birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi, tindak pidana kolusi, nepotisme
(KKN), dan peningkatan kualitas pelayanan publik, RSPAU dapat meraih predikat
WBK pada tahun 2024.
Sementara
itu ditemui diruang Garuda Satu, Ketua Pokja Zona Integritas Kolonel Kes Nurul
Hidayat, S.E., M.M., menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh jajaran
dalam mencapai tujuan tersebut.
"Kami
mengajak seluruh koordinator Pokja ZI dan anggota untuk terlibat secara
maksimal dalam proses ini. Dengan kerjasama dan dedikasi kita semua, kita bisa
meraih WBK," ucapnya.
Bimtek ini diharapkan memberikan landasan kuat bagi RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito dalam mengimplementasikan Zona Integritas dan menuju predikat WBK yang diusulkan. Dengan semangat tinggi dan komitmen yang kuat, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito optimis dapat mencapai prestasi tersebut pada tahun 2024. Humas RSPAU


Komentar