Tetes air mata haru bercampur senyum penuh harapan mewarnai pagi di Instalasi Bedah Sentral RSPAU dr. S. Hardjolukito. Setelah melewati proses screening sehari sebelumnya, anak-anak dengan bibir sumbing akhirnya mendapatkan kesempatan emas untuk menjalani operasi gratis, Sabtu (4/10/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-13 RSPAU dr. S. Hardjolukito.
Dengan penuh ketelitian dan kasih, tim medis RSPAU bersama Smile Train Indonesia, Yayasan Senyum Indonesia, serta Perhimpunan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) melaksanakan tindakan operasi. Upaya ini bukan sekadar memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga menghadirkan kembali senyum, kepercayaan diri, serta harapan hidup yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga medis dan mitra kolaborasi yang terlibat.
“Operasi ini adalah bukti nyata kepedulian TNI AU dan RSPAU dalam mendukung kualitas kesehatan masyarakat. Senyum anak-anak yang kembali hari ini adalah hadiah yang tak ternilai, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga untuk bangsa,” ungkapnya.
Bagi para orang tua, kesempatan ini menjadi harapan besar. Mereka menyaksikan anak-anaknya menjalani operasi dengan doa dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih cerah akan segera terukir.
Kedepan, sebagai bagian dari Cleft Center Indonesia, RSPAU dr. S. Hardjolukito membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan komprehensif bibir sumbing. Tidak hanya operasi, tetapi juga terapi wicara, dukungan psikologis, hingga pemenuhan nutrisi yang tepat bagi pasien bibir sumbing dapat diakses di rumah sakit ini. Melalui layanan terpadu tersebut, RSPAU ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tersenyum, berbicara, dan tumbuh dengan penuh percaya diri. Humas RSPAU

Komentar