Daftar Berita

RSPAU All Out Dukung Pemerintah Wujudkan Indonesia Bebas TBC

Tuberkulosis (TBC) hingga kini masih menjadi masalah kesehatan besar di Indonesia. Berdasarkan Global TB Report 2023, Indonesia menempati posisi kedua dengan estimasi beban TBC tertinggi di dunia setelah India, yaitu sekitar 1.060.000 kasus atau 385 per 100.000 penduduk, dengan angka kematian mencapai 141.000 jiwa atau 51 per 100.000 penduduk. Data final Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) tahun 2023 per 1 Maret 2024 menunjukkan bahwa 821.200 kasus (77%) telah ditemukan, sementara sekitar 238.800 kasus masih belum terdeteksi atau belum dilaporkan, sehingga berpotensi menjadi sumber penularan di masyarakat. Kondisi inilah yang mendorong pemerintah memperkuat upaya deteksi dini melalui strategi Active Case Finding (ACF) untuk menemukan kasus sedini mungkin dan memutus rantai penularan.

Semangat tersebut hadir di jantung kota Yogyakarta pada Sabtu (29/11/25) ketika kegiatan ACF TBC menyasar para abdi dalem serta masyarakat di sepanjang kawasan Malioboro. Dengan cakupan 20 titik skrining dan target 2.000 peserta, kegiatan ini menjadi momentum besar dalam mendukung percepatan program nasional eliminasi TBC.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., menyampaikan bahwa RSPAU berkomitmen mendukung percepatan eliminasi TBC melalui deteksi dini dan layanan kesehatan yang profesional. Beliau juga menambahkan bahwa RSPAU akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi keberhasilan program kesehatan nasional.

sementara itu Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyampaikan bahwa penanganan TBC di Provinsi DIY bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Beliau menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan dan pengendalian TBC dapat berjalan lebih efektif. Ni Made menilai bahwa sinergi ini merupakan bagian penting dari komitmen implementatif bersama untuk mewujudkan DIY yang bebas TBC.

pada kesempatan ini, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, turut hadir meninjau proses skrining dan melihat langsung antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan ini. Dimana sebelum menuju lokasi ACF, Wamenkes melakukan kunjungan ke RSPAU dr. S. Hardjolukito sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kolaborasi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan terima kasih kepada manajemen rumah sakit serta jajaran TNI atas kontribusi dan konsistensi RSPAU dalam mendukung penuh program-program pemerintah, terutama percepatan pemberantasan TBC. Kunjungan tersebut sekaligus mempertegas kepercayaan pemerintah bahwa RSPAU memiliki kapasitas, kesiapan, serta komitmen yang kuat sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program kesehatan nasional. Kapusterau Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan, S.T., M.M., turut hadir dalam kegiatan tersebut, hal ini menunjukkan dukungan penuh jajaran TNI AU terhadap upaya ini.
Di lapangan, tenaga kesehatan RSPAU hadir dengan peran yang sangat berarti. Tidak hanya melakukan skrining, mereka juga menyapa masyarakat dengan ramah, memberikan penjelasan yang menenangkan, dan mendampingi peserta yang tampak cemas. Para tenaga kesehatan memastikan setiap abdi dalem, pedagang, lansia, hingga wisatawan yang ikut menjalani pemeriksaan merasa dihargai, dilayani, dan dibimbing dengan penuh empati. Bagi RSPAU, setiap warga bukan sekadar bagian dari target skrining, tetapi individu yang perlu didukung dalam menjaga kesehatan mereka.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi lintas sektor diantaranya BB Labkesmas, RSPAU dr. S. Hardjolukito, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Pariwisata, TNI dan Keraton Yogyakarta, yang berperan memastikan koordinasi lapangan, kesiapan logistik, serta tindak lanjut pemeriksaan berjalan sesuai standar. Dengan fasilitas RSPAU yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta pengalaman dalam mendukung berbagai kegiatan nasional, proses pelaksanaan ACF berlangsung optimal dan terkoordinasi dengan baik.

Melalui keterlibatan aktif dalam ACF TBC di Malioboro ini, RSPAU kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia bebas TBC. RSPAU akan terus hadir dalam berbagai program kesehatan nasional dengan pelayanan yang profesional, responsif, dan humanis demi tercapainya masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi dari penyakit menular. Humas RSPAU

Peringati HUT Ke - 54 Korpri, ASN RSPAU satukan langkah menebar energi dan semangat positif di Bumi Dirgantara

KORPRI Sub Unit RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI antara lain Bhakti Sosial, Anjangsana, Fun walk, Ziarah dan acara puncak upacara HUT Korpri Ke - 54 thn 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh ASN RSPAU, sekaligus menghidupkan semangat tema HUT KORPRI tahun ini yaitu “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Mewujudkan Indonesia Maju.”
Rangkaian Kegiatan tersebut diawali dengan Bhakti Sosial berupa pemberian sembako disalahsatu panti asuhan di sekitar wilayah RSPAU dr. S. Hardjolukito, selanjutnya Korpri Sub Unit RSPAU dr.  S. Hardjolukito melaksanakan anjangsana bagi ASN yang Purna Tugas. kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas pengabdian para ASN selama mengabdi di RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Selain kegiatan Bhakti Sosial dan Anjangsana, Korpri Sub Unit RSPAU dr. S. Hardjolukito mengelar acara olah raga bersama berupa Fun Walk & Fun Games bagi seluruh ASN di RSPAU dr.  S. Hardjolukito.
Dalam amanat Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito yang dibacakan oleh Wakil Kepala RSPAU menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan bagi seluruh ASN RSPAU dr S Hardjolukito.

“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI. Semoga peringatan ini membawa semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme, dedikasi, dan kontribusi kita bagi organisasi serta masyarakat yang kita layani,” Kata Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Sementara itu, Ketua KORPRI Sub Unit RSPAU, Pembina IV/A Boby Rahmad, SKM, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rangkaian peringatan HUT KORPRI, melainkan momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan semangat pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Peringatan HUT ke-54 KORPRI di RSPAU berlangsung hangat, sehat, dan penuh kebersamaan menjadi suntikan energi positif bagi seluruh ASN dalam melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.Selain kegiatan tersebut diatas yang di laksanakan dilingkungan RSPAU dr. S. Hardjolukito, Korpri Sub Unit RSPAU dr. S. Hardjolukito juga terlibat dalam rangkaian acara Gabungan Bakorda PNS TNI DIY berupa Ziarah di TMP Kusumanegara dan Upacara HUT Ke -54 di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta. Acara tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas seluruh ASN TNI di Wilayah Yogyakarta.

Kami Bersama Sumut, Sumbar dan Aceh

Dengan hati yang tulus, seluruh keluarga besar RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan simpati dan kepedulian atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera.

Semoga kondisi segera membaik dan seluruh warga yang terdampak diberi kekuatan.

Kami juga mendoakan semoga seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana diberi kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Kepala RSPAU Hadiri Apel Komandan Satuan TNI AU 2025

Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito turut hadir pada Apel Komandan Satuan (AKS) TNI Angkatan Udara 2025 yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/11/25).

Tahun ini, AKS mengusung tema “Validasi Organisasi sebagai Momentum Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antar Satuan Menuju TNI AU yang Lebih AMPUH.” Dalam arahannya, Kasau memberikan empat penekanan penting kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat). Kasau mengajak seluruh Dansat untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, menunjukkan keteladanan dalam kepemimpinan, membangun satuan yang adaptif serta bersinergi, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap satuan. Penekanan ini sejalan dengan budaya kerja di RSPAU yang mengedepankan pelayanan humanis, integritas, dan profesionalisme tenaga kesehatan dalam setiap situasi.

Kasau juga menegaskan kembali lima program prioritas TNI AU, antara lain modernisasi alpalhankam, validasi organisasi, pengembangan perangkat lunak, peningkatan kualitas SDM, serta kontribusi aktif mendukung kebijakan nasional. RSPAU memandang program prioritas tersebut sebagai pedoman strategis, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia kesehatan dan optimalisasi sistem pelayanan berbasis teknologi.

Pada acara AKS 2025 ini menghadirkan narasumber Irjenau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., dan Asrena Kasau Marsda TNI Ian Fuady yang memaparkan materi terkait validasi organisasi dan rencana kedatangan alutsista pertahanan udara. Selain itu, pembekalan oleh dr. Agus Ali Fauzi, Pgd.Pall.Med.(ECU), Dokter Spesialis Paliatif, mengangkat tema “Dalam Kebersamaan, Membangun Keluarga Sehat, Panjang Umur dan Bahagia Guna Mendukung Pelaksanaan Tugas.” Materi ini sangat relevan bagi jajaran RSPAU yang turut bertanggung jawab menjaga kesiapan kesehatan prajurit dan keluarga.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan penyertifikatan BMN tanah TNI AU tahun 2025 kepada sejumlah satuan, serta penghargaan inovasi smoke winder pesawat F-16 dan T-50i Golden Eagle kepada Dislitbangau dan satuan pemeliharaan terkait.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Isa M. Tonny Harjono, Wakasau, Ka BNPP, Pangkogabwilhan II, Dankodiklatau, Pangkorpasgat, pejabat utama Mabesau, para Panglima, Kapus, Dansat, serta jajaran Pengurus Pusat PIA Ardhya Garini.
Melalui kehadiran pada AKS 2025, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan bahwa RSPAU siap berperan aktif dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarsatuan TNI AU, serta mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Humas RSPAU

Selamat Hari Guru Nasional 2025

Selamat Hari Guru Nasional 2025

“Guru Hebat, Indonesia Kuat”

Guru adalah sosok kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan sabar, tulus, dan penuh dedikasi menuntun generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan para guru bagi bangsa. Semoga semangat mendidik dan membangun karakter generasi terus menyala, demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan bermartabat

Selamat Bergabung dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked. Klin.

Selamat Bergabung dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked. Klin.,
Dokter Spesialis Bedah Plastik RSPAU dr. S. Hardjolukito

Jadwal Praktik:
Senin – Rabu: 08.00 – 11.00 WIB

Melayani pasien UMUM

RSPAU dr. S. Hardjolukito terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dengan dukungan tenaga medis profesional.

Kehadiran dr. Dimas Adi Bayu D, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin., semakin memperkuat layanan bedah plastik kami dalam memberikan penanganan yang aman, modern, dan optimal bagi pasien.

Yuk, percayakan kebutuhan perawatan bedah plastik Anda bersama tim medis terbaik di RSPAU

Info lebih lanjut: +62 811 2280 8888 (CS)

Resume Survei Kepuasan Masyarakat IV Tahun 2025

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh responden yang telah berkenan meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan IV Tahun 2025. Melalui dukungan dan masukan yang Bapak/Ibu berikan, kami memperoleh nilai kepuasan sebesar 96,06 dengan kategori Sangat Baik.

Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin profesional, aman, nyaman, dan humanis. Kami sangat menghargai kepercayaan yang telah diberikan, dan akan berupaya sebaik mungkin untuk memenuhi harapan Bapak/Ibu ke depannya. ????

Diet Sehat Tanpa Ribet Bersama Nutrice RSPAU

Diet Sehat Tanpa Ribet Bersama Nutrice RSPAU
Nutrice RSPAU dr. S. Hardjolukito menyediakan berbagai pilihan paket diet sehat yang disusun secara profesional untuk mendukung kebutuhan nutrisi para pelanggan. Setiap menu disiapkan dengan standar gizi yang terukur, higienis, dan sesuai rekomendasi medis.

Tersedia tiga pilihan paket:
Low Calorie Diet – menu rendah kalori untuk mendukung pengelolaan berat badan secara sehat.
Diabetes Diet – komposisi makanan yang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Low Fat and Salt Diet – paket khusus bagi individu yang membutuhkan pembatasan asupan lemak dan garam.

Nutrice RSPAU juga membuka layanan penyusunan menu diet lain sesuai permintaan dan kebutuhan khusus pelanggan.

Mari wujudkan pola hidup sehat melalui pilihan nutrisi yang tepat bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Nutrice RSPAU dr. S. Hardjolukito menyediakan berbagai pilihan paket diet sehat yang disusun secara profesional untuk mendukung kebutuhan nutrisi para pelanggan. Setiap menu disiapkan dengan standar gizi yang terukur, higienis, dan sesuai rekomendasi medis.

Tersedia tiga pilihan paket:
Low Calorie Diet – menu rendah kalori untuk mendukung pengelolaan berat badan secara sehat.
Diabetes Diet – komposisi makanan yang dirancang untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Low Fat and Salt Diet – paket khusus bagi individu yang membutuhkan pembatasan asupan lemak dan garam.

Nutrice RSPAU juga membuka layanan penyusunan menu diet lain sesuai permintaan dan kebutuhan khusus pelanggan.

Mari wujudkan pola hidup sehat melalui pilihan nutrisi yang tepat bersama RSPAU dr. S. Hardjolukito.

RSPAU Laksanakan Rekredensialing FKTRL Tahun 2025 Oleh BPJS Kesehatan

RSPAU dr. S. Hardjolukito melaksanakan kegiatan Rekredensialing Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjut (FKRTL) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta pada Selasa (18/11/25). Kegiatan ini merupakan proses penilaian ulang yang wajib dilakukan sebelum berakhirnya masa Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.
Tim Rekredensialing dipimpin oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta beserta jajaran, dan turut melibatkan unsur Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, serta PERSI DIY. Kegiatan supervisi lapangan dilakukan langsung bersama manajemen RSPAU, dipimpin oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, didampingi Waka RSPAU dr. S. Hardjolukito, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional terkait.

Proses penilaian mencakup pemeriksaan sarana tempat tidur di unit perawatan kritis dan rawat inap, evaluasi fasilitas IGD, kamar operasi, ruang tindakan kebidanan, laboratorium, radiologi, unit pengelolaan limbah, CSSD, ambulans, instalasi farmasi, hingga sistem proteksi kebakaran. Selain itu, tim juga meninjau layanan khusus yang tersedia di RSPAU seperti hemodialisa, kemoterapi, radioterapi, serta layanan kateterisasi jantung.

Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan menetapkan empat kategori kelayakan hasil rekredensialing, yaitu Kategori A (sangat direkomendasikan), B (direkomendasikan), C (kurang direkomendasikan), dan D (tidak direkomendasikan).

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. Margono Gatot S, Sp.JP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Rekredensialing menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan transformasi, inovasi, dan peningkatan kualitas layanan sehingga RSPAU senantiasa mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, profesional, serta memenuhi standar yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan maupun Kementerian Kesehatan.

Beliau juga menyampaikan harapan besar bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat terus berlanjut pada tahun 2026 dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kepada seluruh peserta JKN. Selain itu, beliau turut mengungkapkan apresiasi atas dukungan BPJS Kesehatan yang selama ini terjalin dengan baik dan menjadi bagian penting dalam pengembangan pelayanan di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito.
RSPAU menyambut kegiatan ini dengan kesiapan penuh melalui penyusunan dokumen pemberkasan, pendampingan tim teknis, serta penataan sarana-prasarana sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui rekredensialing ini, RSPAU menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Humas RSPAU

Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2025

Selamat Hari Anak Sedunia.
Di setiap langkah kecil mereka, tersimpan mimpi yang besar.
Di setiap tawa mereka, ada harapan untuk dunia yang lebih baik.

Mari hadir sebagai pelindung, pendengar, dan sahabat bagi setiap anak,
agar mereka tumbuh dengan cinta, keamanan, dan kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri.

“My Day, My Rights” – 20 November 2025

Bersama RSPAU Hardjolukito, kita jaga hak dan kebahagiaan mereka hari ini, esok, dan selamanya.

Hadiri Peluncuran Uji Klinis Vaksin TBC Inhalasi RSPAU Siap Gelar ACF Tuberkulosis di Jantung Kota Yogyakarta

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., turut hadir dalam kegiatan nasional peluncuran Uji Klinis Fase 1 Vaksin TBC Inhalasi yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta (13/11/25). Terobosan pertama di dunia ini menjadi langkah penting dalam akselerasi eliminasi TBC tahun 2030. Peluncuran uji klinis tersebut menandai dimulainya era baru inovasi pencegahan TBC melalui metode inhalasi yang dinilai lebih mudah diberikan, lebih nyaman bagi masyarakat, serta berpotensi meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap penyakit yang hingga kini masih menjadi tantangan besar kesehatan publik di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, RSPAU hadir sebagai institusi kesehatan militer yang memiliki komitmen kuat untuk mendukung penuh penelitian, pengembangan, dan implementasi vaksinasi TBC inhalasi. Pada kesempatan itu, Kementerian Kesehatan RI juga menyampaikan bahwa RSPAU akan dilibatkan dalam Uji Klinis Fase 2 dan Fase 3, sebagai bagian dari jejaring fasilitas kesehatan strategis yang siap mendukung pengujian lanjutan vaksin inovatif ini. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap kapasitas RSPAU sebagai rumah sakit rujukan TNI AU yang memiliki sarana, prasarana, dan kompetensi sumber daya manusia yang memadai dalam mendukung riset kesehatan berskala nasional.

Kehadiran Kepala RSPAU juga menegaskan bahwa RSPAU tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan bagi prajurit dan keluarga besar TNI AU semata, tetapi juga berperan aktif dalam upaya nasional meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas lembaga di tingkat pusat dan daerah.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta, RSPAU segera menindaklanjuti agenda tersebut dengan memperkuat koordinasi bersama Laboratorium Kesehatan Masyarakat DIY (Labkesmas DIY) untuk melaksanakan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis bagi masyarakat umum di kawasan Malioboro, Yogyakarta, pada 29 November 2025 mendatang.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan bahwa keterlibatan RSPAU dalam program ini adalah bentuk nyata pengabdian rumah sakit TNI AU untuk menjaga kesehatan prajurit, keluarga besar TNI AU, dan masyarakat umum. Beliau menegaskan bahwa sinergi antara institusi kesehatan pusat, pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, serta masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mempercepat upaya eliminasi TBC di Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan dan Labkesmas DIY, RSPAU berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh kolaborasi sipil dan militer dalam memberikan pelayanan kesehatan publik yang inovatif, responsif, dan dekat dengan masyarakat. RSPAU juga mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis sebagai langkah preventif dan protektif dalam menekan penyebaran TBC, sekaligus sebagai kontribusi bersama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas TBC. Humas RSPAU

Dari Kota Pelajar untuk Generasi Bersih Narkoba: RSPAU dan BNNP DIY Teguhkan Komitmen P4GN

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Margono Gatot S., Sp.JP., melakukan audiensi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) dalam rangka memperkuat kolaborasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BNNP DIY ini dihadiri pimpinan serta jajaran kedua institusi dalam suasana diskusi yang konstruktif dan penuh keseriusan terhadap isu narkotika yang semakin kompleks. Dalam kesempatan tersebut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito turut didampingi oleh jajaran pejabat RSPAU yakni Kabidum, Kabid Dukkes, Kabid Yankes, Paaahli Bidang K3 dan Waspada Bencana, Kadep Keswa, Ka Komed, serta Ka Humas.

Pertemuan dibuka oleh Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK, M. Si, yang menyampaikan gambaran aktual situasi penyalahgunaan narkoba di DIY. Beliau menekankan bahwa Yogyakarta saat ini menempati posisi lima besar nasional dalam tingkat penyalahgunaan narkotika, sebuah tantangan besar mengingat karakteristik kota pelajar yang membuat peredaran zat terlarang lebih dinamis. BNNP DIY juga mengungkapkan berbagai tren yang patut diwaspadai, seperti meningkatnya New Psychoactive Substances (NPS), penyalahgunaan obat-obatan golongan penenang, hingga fenomena vape yang disisipi zat terlarang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala RSPAU memperkenalkan kapasitas layanan rumah sakit beserta jajaran dokter dari beragam spesialisasi yang berperan dalam penanganan kasus adiksi. RSPAU menegaskan kesiapan institusi dalam mendukung penanganan penyalahgunaan narkotika melalui layanan rehabilitasi rawat jalan yang telah berjalan, dilengkapi dengan SOP penggunaan antidot, sistem pencatatan yang kuat, serta pengalaman kerja sama rutin dengan BNNP DIY selama ini. RSPAU juga menyoroti kebutuhan tambahan sumber daya psikolog klinis untuk memperkuat pendampingan pasien, terutama karena meningkatnya kasus pada kelompok remaja dan pelajar.

Audiensi berlangsung hangat dengan pertukaran pandangan terkait tantangan teknis, termasuk urgensi peningkatan standar tes narkoba dari 3 ke 7 parameter, penguatan penanganan kasus ringan hingga berat, serta kewaspadaan terhadap metode baru yang dapat mengaburkan hasil pemeriksaan. BNNP DIY juga mengusulkan sejumlah bentuk kerja sama konkret, mulai dari pelatihan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan terkait narkotika dan NPS, pertukaran konten edukasi promotif, hingga penyusunan dan perluasan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga.

Di akhir pertemuan, baik RSPAU maupun BNNP DIY menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya P4GN sebagai langkah penting melindungi keluarga besar TNI, Polri, serta masyarakat umum dari ancaman narkotika yang semakin beragam. Audiensi ditutup dengan optimisme bahwa kolaborasi yang lebih erat akan membawa dampak nyata bagi peningkatan ketahanan kesehatan dan keamanan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Humas RSPAU