Daftar Berita

Kolaborasi RSPAU, Sido Muncul , dan Perdami Atasi Peningkatan Penderita Katarak

RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito bekerja sama dengan PT. Sido Muncul Tbk. dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) berhasil melaksanakan bakti sosial kesehatan berupa operasi katarak pada hari Minggu (22/9/24). Kegiatan ini digelar di ruang Departemen Mata RSPAU dan diikuti oleh 55 pendaftar yang berasal dari berbagai wilayah seperti Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Banten. Setelah proses screening, 41 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi.

Bakti sosial ini menjadi momentum penting bagi RSPAU, PT. Sido Muncul, dan Perdami untuk berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan katarak yang terus meningkat di Indonesia. Ketua Perdami Yogyakarta, dr. Indra Tri Mahayana, SpM, PhD, mengungkapkan bahwa jumlah penderita katarak di Yogyakarta mengalami peningkatan signifikan selama setahun terakhir.

 "Tahun lalu, prevalensi katarak di Yogyakarta berada di angka 0,8 persen, namun kini telah naik menjadi 1,1 persen dari total populasi. Dengan penduduk sekitar 3 hingga 3,5 juta, ada tambahan sekitar 30-35 ribu penderita katarak baru di wilayah ini," jelasnya.

Peningkatan ini menambah beban pelayanan kesehatan, terutama di bidang oftalmologi, yang memerlukan penanganan segera. Oleh karena itu, kegiatan operasi katarak gratis ini tidak hanya berfungsi sebagai intervensi medis, tetapi juga sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan mata secara rutin.

Direktur PT. Sido Muncul, Irwan Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR Sido Muncul yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

 "Sejak tahun 2011, kami telah mengoperasi lebih dari 56.000 mata di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu mengurangi jumlah penderita katarak yang terus bertambah setiap tahunnya," ujar Irwan.

Menurutnya, kehilangan penglihatan akibat katarak berdampak besar pada kualitas hidup seseorang.

"Ketika seseorang kehilangan penglihatannya, kualitas hidup mereka bisa berkurang hingga 50%. Masalah katarak ini sangat banyak dan terus bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, kami tidak hanya ingin membantu, tetapi juga menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa katarak dapat disembuhkan hanya dengan operasi," tambahnya.

Kegiatan sosial ini menjadi langkah nyata RSPAU, PT. Sidomuncul Tbk dan Perdami dalam mendukung program kesehatan nasional, terutama dalam bidang pengobatan katarak. Sidomuncul juga berharap kegiatan ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui pengobatan katarak.

Dalam kesempatan ini, Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama yang terjalin dengan PT. Sidomuncul Tbk., dan PERDAMI.

“Bakti sosial ini adalah wujud nyata dari kolaborasi yang kami lakukan untuk memberikan dampak luas bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PT. Sidomuncul Tbk., dan Perdami dalam menjalankan operasi katarak ini, yang menjadi bagian dari misi kami untuk melayani yang terbaik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., menekankan pentingnya kegiatan bakti sosial ini dalam konteks peningkatan kesehatan masyarakat.

 “Operasi katarak yang kami lakukan hari ini bukan hanya tentang memberikan pelayanan medis, tetapi juga tentang menciptakan kesadaran akan pentingnya kesehatan mata. Dengan semakin tingginya angka penderita katarak, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak untuk mengatasinya. RSPAU siap menjadi garda terdepan dalam menyediakan layanan kesehatan terbaik, sesuai dengan komitmen kami untuk bertransformasi dan berinovasi demi pelayanan yang unggul,” tambahnya.

Operasi katarak gratis ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang memerlukan operasi mata namun terkendala biaya. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian RSPAU dan mitra kerja dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan bakti sosial seperti ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang, mengingat prevalensi katarak yang tinggi di Indonesia. Kolaborasi antara RSPAU, PT. Sido Muncul Tbk, dan Perdami menjadi model sinergi yang dapat ditiru oleh lembaga kesehatan lain, baik swasta maupun pemerintah.

Dengan semakin meningkatnya jumlah penderita katarak, kegiatan operasi katarak gratis ini menjadi salah satu solusi nyata dalam mengurangi beban penyakit di masyarakat. Harapan ke depannya, lebih banyak program serupa yang dapat diinisiasi oleh berbagai pihak, demi terciptanya Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

Sebagai rumah sakit yang terus bertransformasi dan berinovasi, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan terbaik, tidak hanya bagi anggota TNI AU, tetapi juga bagi masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerjasama lintas sektor dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Hal ini sejalan denga napa yang tertuang dalam UUD No 34 Tahun 2004 tentang TNI Terkait Operasi Militer Selain Perang. Humas RSPAUIni sejalan dengan Tema HUT Ke-12 RSPAU dr. S. Hardjolukito: “Bertransformasi dan Berinovasi untuk Melayani yang Terbaik”. Humas RSPAU

Sinergi TNI dan RSPAU Berikan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat

RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan yang berlangsung di Gedung dr. Elisa Manueke RSPAU pada hari Minggu (22/9/24). Acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI, Semarak Dirgantara, HUT ke-12 RSPAU dan HUT ke-68 PIA Ardhya Garini dan dihadiri oleh Gubernur AAU, Wakil Gubernur AAU, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta jajaran pejabat, Danrem 072/Pamungkas, Pejabat Lanud Adisutjipto, Pejabat Lanal Yogyakarta, Ketua PIA   Ardhya Garini Bakorda DIY beserta pengurus, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro beserta pengurus, Ketua Jalasenastri Cabang 8 Korcab V DJA II serta para pejabat TNI wilayah D.I Yogyakarta dan tamu undangan lainnya.

Acara dibuka dengan laporan kegiatan oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial Kesehatan memberikan laporan mengenai rincian kegiatan yang diikuti oleh sekitar 2.551 peserta.

 "Bakti sosial ini meliputi sunatan massal dengan 50 peserta dari berbagai wilayah di Yogyakarta, donor darah bekerjasama dengan PMI yang diikuti oleh 300 peserta dari anggota TNI AD, TNI AL, TNI AU dan POLRI serta masyarakat. Serta operasi katarak yang bekerja sama dengan PERDAMI dan PT. Sidomuncul Tbk., diikuti oleh 55 pendaftar dari berbagai daerah di Provinsi Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur Dan Banten dengan 41 peserta yang lolos screening. Selain itu, operasi bibir sumbing bekerja sama dengan Smile Train diikuti oleh 16 peserta dari beberapa daerah di DIY, Jawa Tengah, Pacitan, Magetan, dan Pati," lapornya.

Selain kegiatan tersebut RSPAU juga telah melaksanakan pemeriksaan gigi dan gizi untuk 80 anak di SD Al Mutiin pada 2 september 2024 serta penyuluhan kesehatan gigi dan kebersihan tangan kepada 1.000 anak, bekerja sama dengan Radar Jogja yang dilaksanakan pada 12 september 2024 di Hall Al-Jauharah, MA Sunan Pandanaran, Ngaglik, Sleman,” tambah Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI, Semarak Dirgantara, HUT ke-12 RSPAU dan HUT ke-69 PIA Ardhya Garini akan diselenggarakan pula bakti sosial kesehatan pengobatan umum dan pengobatan gigi yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 & 29 september 2024 mendatang di pantai depok dengan target 1.050 peserta.

Pada kesempatan ini Gubernur AAU hadir bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, dimana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat yang senantiasa menjadi kekuatan utama pertahanan negara. Kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat yang menjadi bagian dari tanggungjawab kita untuk selalu hadir di tengah masyarakat," kata Gubernur AAU Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS.,

Bakti sosial kesehatan ini tidak hanya sekadar memberikan pelayanan kesehatan, namun juga menjadi bukti dari sinergi antara TNI dan elemen bangsa lainnya dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Bakti sosial ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan layanan kesehatan," ujar Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema HUT TNI ke-79, yakni "TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju". Lebih lanjut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menyampaikan, selama 12 tahun, RSPAU telah bertransformasi dan berinovasi untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Komitmen ini akan terus dijaga dan ditingkatkan demi kesejahteraan anggota TNI AU/TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat umum.

Salah satu orang tua peserta bakti sosial kesehatan sunatan masal, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kegiatan tersebut.

"Terima kasih kepada TNI dan RSPAU yang telah mengadakan kegiatan ini. Saya sangat terbantu, terutama dalam kondisi kemampuan ekonomi keluarga kami. Program sunatan massal ini sangat berarti bagi kami, dan pelayanan yang diberikan juga sangat ramah dan profesional," ujar Siti dengan wajah penuh kebahagiaan.

Kegiatan bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan serentak oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia ini terpusat di Silang Monas, Jakarta Pusat dihadiri oleh Presiden RI, Panglima TNI beserta jajaran pejabat TNI AD, TNI AL, & TNI AU. Dimana Panglima TNI  juga berkenan melaksanakan teleconference pada beberapa spot di satuan TNI di wilayah Bali, Sorong, Tanjungpinang, Makasar, Madiun dan Pontianak.

Bakti sosial kesehatan ini memang dirancang untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesehatan di berbagai wilayah. Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antara TNI dan masyarakat, acara ini berhasil menciptakan dampak positif dan nyata di tengah-tengah masyarakat.  Humas RSPAU

Dukungan Nyata PIA Ardhya Garini untuk Kesejahteraan Masyarakat Lewat Bakti Sosial Kesehatan

Dalam rangka memperingati HUT ke-68 PIA Ardhya Garini, HUT ke-79 TNI, Semarak Dirgantara, serta HUT ke-12 RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan pada Minggu (22/9/24), di Gedung dr. Elisa Manueke, RSPAU. Acara ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI/TNI AU dan PIA Ardhya Garini terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antar berbagai pihak dalam rangkaian peringatan hari-hari penting tersebut.

Bakti Sosial Kesehatan ini menghadirkan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat, termasuk sunatan masal, operasi katarak, operasi bibir sumbing, donor darah, pemeriksaan umum dan pemeriksaan gigi. Ketua PIA Ardhya Garini Bakorda DIY, Ny. Etty Purwoko Aji Prabowo, bersama pengurus hadir langsung dalam acara tersebut.

 Ny. Etty Purwoko Aji Prabowo menegaskan peran penting PIA Ardhya Garini dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini.

"Kami di PIA Ardhya Garini Bakorda DIY berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, dan turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan, khususnya di bidang kesehatan. Melalui bakti sosial ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari sinergi antara TNI/TNI AU, RSPAU, dan PIA Ardhya Garini," ujar Ny. Etty Purwoko Aji Prabowo.

Lebih lanjut, Ketua PIA AG Anak Ranting 001-05-3 RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Ny. Dyah Roikhan Harowi, juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat pelayanan yang telah tertanam dalam tubuh PIA.

 "Kami sangat mendukung semua inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. TNI/TNI AU dan RSPAU bersama PIA Ardhya Garini akan terus bersinergi dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat luas," ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ribuan peserta yang berasal dari berbagai wilayah DIY, Jawa Tengah dan sekitarnya. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis, termasuk layanan konsultasi dan pengobatan untuk berbagai jenis penyakit. Dengan dukungan penuh dari tenaga medis RSPAU dan beberapa sektor lainnya, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat yang hadir.

Selain kegiatan bakti sosial, beberapa stand UMKM yang dikelola oleh anggota PIA Ardhya Garini Bakorda DIY juga turut memeriahkan acara ini. Stand-stand tersebut menawarkan berbagai produk unggulan seperti kerajinan tangan, makanan, dan hasil karya kreatif lainnya. Keterlibatan UMKM ini menjadi bagian dari upaya PIA Ardhya Garini untuk mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga prajurit dan masyarakat sekitar. Stand UMKM ini mendapat antusiasme tinggi dari para pengunjung, yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai produk lokal yang diproduksi oleh anggota PIA Ardhya Garini.

PIA Ardhya Garini sendiri, sebagai organisasi istri prajurit TNI AU, selalu aktif dalam mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan. Peran PIA sangat penting dalam menjaga hubungan yang baik antara TNI AU dan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Bakti sosial kesehatan ini adalah salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, dan akan terus dilakukan di masa-masa mendatang sebagai bagian dari dedikasi organisasi kepada bangsa dan negara.

Sebagai penutup, Ny. Dyah Roikhan Harowi menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

 "Semoga semangat kepedulian dan pengabdian ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk terus berbagi kebaikan, terutama di masa-masa yang penuh tantangan ini," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan Bakti Sosial Kesehatan ini menjadi salah satu highlight dari peringatan HUT ke-69 PIA Ardhya Garini yang menggabungkan perayaan berbagai peristiwa penting di lingkup TNI/TNI AU dan RSPAU. Dengan keterlibatan aktif dari PIA Ardhya Garini, acara ini tidak hanya berhasil memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, RSPAU, dan komunitas sekitar.

RSPAU Gandeng RS Ortopedi Prof. Dr. Soeharso Gelar Pelatihan PPI

RSPAU dr. S. Hardjolukito bekerja sama dengan Diklat Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Dasar Bagi Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit. Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito pada hari Selasa (17/9/2024) di ruang Diklat RSPAU. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 17 hingga 20 September 2024 ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai unit di RSPAU.

Dalam sambutannya, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan bahwa infeksi di rumah sakit merupakan masalah global yang sering terjadi dan dapat berdampak serius pada kesehatan pasien.

"Pentingnya program PPI di rumah sakit tidak hanya terbatas pada aspek teknis, tetapi juga merupakan komitmen moral kita sebagai tenaga kesehatan dalam melindungi setiap individu di lingkungan pelayanan kesehatan," ujar Kepala RSPAU.

Belaiu juga berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan kapasitas dalam menjalankan tugas PPI secara profesional dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan. Para peserta akan menerima materi dari berbagai narasumber, termasuk dari Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan, HIPPII Yogyakarta, serta beberapa tenaga ahli yang berkompeten dibidangnya yaitu Letkol Kes dr.  Ni'mah H., Sp.PA, M.Tr., SOU, Letkol Kes R.Y Wulandari., A.Md, dr. Andi Christianalusi, M.Med.Sc., Sp.PK, Letkol Kes R.Y Wulandari., A.Md, Lina Efendi., S.Kep. Ners, Ali Rosjidi., S.Kep. Ns dan Ners. Ahmad Rizai, S.Kep, MARS.

Materi pelatihan meliputi kebijakan PPI di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes), keselamatan pasien, epidemiologi infeksi terkait layanan kesehatan (Healthcare Associated Infections atau HAI), serta penemuan kasus HAI. Selain itu, peserta juga akan mempelajari kewaspadaan isolasi, mikrobiologi dasar, hingga penilaian risiko kontrol infeksi (Infection Control Risk Assessment). Pelatihan ini juga mencakup materi tambahan seperti komitmen pembelajaran berkelanjutan (Building Learning Commitment) dan pencegahan korupsi.

Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam meningkatkan keselamatan pasien dan menurunkan risiko infeksi nosokomial di lingkungan RSPAU. Humas RSPAU

Jelang HUT ke-12, RSPAU Laksanakan Anjangsana dan Silaturahmi dengan Anggota

Dalam rangka memperingati HUT ke-12, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mengunjungi rumah-rumah anggota RSPAU (12/09/24). Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari, pada tanggal 12 & 13 September 2024 ini dipimpin langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dan didampingi oleh Koorpaahli, Kabidjang, dan Kabidum serta beberapa pejabat RSPAU lainnya.

Anjangsana ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memberikan dukungan moral kepada anggota RSPAU, terutama yang tengah menghadapi kondisi tertentu seperti sakit dan beberapa yang purna tugas. Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian dari keluarga besar RSPAU terhadap para anggotanya.

"Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin menunjukkan bahwa RSPAU tidak hanya peduli dalam hal profesionalisme kerja, tetapi juga dalam memperhatikan kesejahteraan seluruh anggota. Kami berharap, silaturahmi ini dapat semakin menguatkan ikatan kekeluargaan di antara kita," ujar Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., saat berkunjung ke salah satu rumah anggota.

Dalam setiap kunjungannya, rombongan RSPAU juga membawa bingkisan sebagai tanda tali kasih dan dukungan bagi anggota yang dikunjungi. Suasana penuh kehangatan dan rasa kebersamaan sangat terasa selama kegiatan ini berlangsung, dan anggota keluarga yang dikunjungi menyambut dengan hangat rombongan RSPAU.

Dalam kunjungan tersebut, salah satu anggota yang sedang sakit, PNS Riyadi Budi Utomo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari pihak RSPAU.

"Saya sangat terharu dan merasa diperhatikan oleh keluarga besar RSPAU. Kehadiran Bapak Kepala RSPAU dan rombongan memberikan semangat bagi saya untuk terus berjuang melawan penyakit ini. Terima kasih atas kunjungannya, bingkisannya, dan juga do’a-do’anya. Saya berharap RSPAU terus sukses dan berkembang," ujar Riyadi Budi Utomo dengan penuh haru.

Kegiatan anjangsana ini menjadi salah satu rangkaian acara pada peringatan HUT ke-12 RSPAU yang mengusung tema "Bertransformasi dan Berinovasi untuk Melayani yang Terbaik". Selain anjangsana, RSPAU juga mengadakan berbagai kegiatan lain, seperti webinar, bakti sosial, perlombaan dan olahraga, yang bertujuan memperkuat sinergi dan semangat kekeluargaan di antara seluruh civitas hospitalia RSPAU.

Dengan terlaksananya kegiatan anjangsana ini, RSPAU kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian tidak hanya pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada kesejahteraan dan solidaritas antar anggotanya. Humas RSPAU

Sinergi RSPAU dan Diskesau: Pelatihan BHD untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan TNI AU

RSPAU dr. S. Hardjolukito menjadi tuan rumah dalam pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara (Diskesau). Pelatihan ini diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari anggota Diskesau serta jajaran RSAU, Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara (AAU), RSPAU, Denhanud 474 Wingko I Kopasgat, Muspusdirla, dan Satrad 215 Congot.

Dalam sambutan Kadiskesau yang dibacakan oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis Diskesau untuk membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

"Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan salah satu upaya Diskesau dalam membina personel tenaga kesehatan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya untuk menindaklanjuti agar personel TNI AU khususnya di bidang Kesehatan lebih sigap dalam penanganan kegawatdaruratan," ungkap Kadiskesau pada sambutannya.

Pelatihan BHD ini menekankan pentingnya keterampilan dalam penanganan kegawatdaruratan medis, yang sering kali menjadi faktor penentu dalam keselamatan pasien. Kadiskesau menjelaskan bahwa ini adalah bentuk konsistensi dari Diskesau dalam mempersiapkan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak di fasilitas kesehatan TNI AU, dalam rangka memberikan pelayanan medis yang optimal kepada personel TNI AU dan keluarganya. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap tenaga kesehatan mampu melakukan tindakan cepat dan tepat dalam situasi emergency, yang dapat mencegah dampak fatal dari kondisi emergency yang ada dilapangan.

Ditemui seusai pembukaan pelatihan, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Kadiskesau atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan pelatihan ini.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas inisiatif Kadiskesau beserta jajaran dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan TNI AU. Dengan pelatihan ini, kami berharap semua peserta dapat lebih siap menghadapi situasi kegawatdaruratan yang mungkin terjadi di lapangan," ujar Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes.

Lebih lanjut, Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito menegaskan pentingnya pelatihan seperti ini dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani berbagai situasi darurat.

 "Pelatihan ini bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga tentang kesiapan mental dan koordinasi tim dalam situasi kegawatdaruratan. Kami berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan pelayanan yang lebih baik di lapangan," tambahnya.

Pelatihan ini disambut antusias oleh peserta yang datang dari berbagai satuan kesehatan di lingkungan TNI AU. Mereka mendapatkan bimbingan dari instruktur RSPAU yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam teknik-teknik penanganan kegawatdaruratan, termasuk resusitasi jantung paru (RJP) dan manajemen jalan napas. Dengan fasilitas lengkap yang disediakan oleh RSPAU, pelatihan ini berjalan dengan lancar dan efektif.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pelatihan-pelatihan serupa di masa depan. RSPAU tetap berkomitmen untuk mendukung setiap inisiatif yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme tenaga kesehatan, sehingga dapat memberikan pelayanan medis yang terbaik bagi personel TNI AU dan masyarakat umum.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, RSPAU kembali membuktikan dedikasinya dalam mendukung berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi di sektor kesehatan. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan misi RSPAU yaitu meningkatkan kemampuan SDM kesehatan yang unggul dengan pengembangan pendidikan, latihan, penelitian berbasis riset pada bidang kesehatan untuk memenuhi postur TNI AU yang berkualitas agar siap untuk melaksanakan tugas. Humas RSPAU

RSPAU Terima Kunjungan Peserta Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar dari RSA UGM

RSPAU dr. S. Hardjolukito menerima kunjungan peserta Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar bagi Perawat di Rumah Sakit, yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, pada Selasa (10/9/24). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Garuda RSPAU dan diterima langsung oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito beserta jajaran pejabat terkait.

 Dalam kunjungan ini, 20 peserta pelatihan didampingi oleh Sekar Satiti, S.Kep., Ners, Nuraini Eka Hidayati, S.Kep., Ners, Asmuni Nur Rohmat, S.M.d.Kep., serta Rosa Charin Tara, S.S. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pelatihan yang dirancang oleh RSA UGM untuk meningkatkan kapasitas keperawatan di bidang onkologi.

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada RSA UGM telah memilih RSPAU menjadi bagian dari program pelatihan ini.

 “Kanker merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian yang terus meningkat. Tantangan dalam penanganan kanker tidak hanya terletak pada pengobatan medis, tetapi juga pada aspek perawatan dan pendampingan pasien. Kami menyadari betapa pentingnya peran perawat dalam penanganan kanker, terutama dalam memberikan perawatan yang holistik dan mendukung proses pengobatan pasien. Oleh karena itu, kami menyambut baik kegiatan ini dan terimakasih kepada RSA UGM telah memilih rspau menjadi bagian dari program pelatihan ini”, kata Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Sebagai bagian dari agenda kunjungan, dr. Torana Kurniawan, Sp.Onk.Rad., dokter spesialis onkologi radiasi RSPAU, memberikan paparan komprehensif terkait pelayanan radioterapi Linear Accelerator (LINAC) di RSPAU. Beliau menjelaskan tentang keunggulan teknologi radioterapi yang tersedia di RSPAU dan bagaimana pelayanan ini mendukung pasien kanker dalam menjalani pengobatan yang lebih efektif dan efisien.

Setelah sesi paparan, rombongan peserta pelatihan diajak untuk berkeliling rumah sakit dalam rangka hospital tour, di mana mereka berkesempatan melihat secara langsung fasilitas dan pelayanan radioterapi LINAC yang dimiliki oleh RSPAU. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta pengetahuan lebih mendalam bagi para peserta terkait penerapan pelayanan radioterapi bagi pasien kanker.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara RSPAU dan RSA UGM dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang keperawatan dan penanganan kanker. Humas RSPAU

Launching Logo dan Tema Menandai Awal Rangkaian Kegiatan HUT ke 12 RSPAU

Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito secara resmi meluncurkan logo dan tema serta membuka rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 RSPAU pada Jumat (6/9/2024) di Gedung Siaga Bencana dr. Elisa Maueke RSPAU. Acara ini ditandai dengan penekanan tombol peresmian oleh Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, dan disaksikan oleh Waka RSPAU, jajaran pejabat RSPAU, serta seluruh civitas hospitalia RSPAU.

Peringatan HUT ke-12 RSPAU tahun ini mengusung tema "Bertransformasi dan Berinovasi untuk Melayani yang Terbaik," yang mencerminkan komitmen RSPAU dalam menghadapi tantangan dengan semangat terus-menerus untuk bertransformasi dan berinovasi. Tema ini secara langsung mendukung slogan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis). Dengan mengedepankan transformasi dan inovasi, RSPAU bertekad untuk memberikan pelayanan yang optimal dan memenuhi standar tertinggi dalam setiap aspek layanan kesehatan yang mereka tawarkan.

Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., menyampaikan bahwa logo dan tema yang diusung bukan hanya sebagai simbol, melainkan representasi dari semangat RSPAU untuk terus bertransformasi dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik.

“Logo ini menggambarkan perjalanan panjang dan dedikasi seluruh civitas hospitalia RSPAU selama 12 tahun terakhir dalam melayani bangsa. Tema ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Kepala RSPAU dalam sambutannya.

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-12 ini, RSPAU akan mengadakan berbagai kegiatan seperti webinar, temu pelanggan, bakti sosial, ziarah, serta sejumlah perlombaan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Kolonel Kes Lartono, menambahkan, bahwa acara ini adalah wujud nyata dari tekad RSPAU untuk menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik dalam pelayanan kesehatan.

"Dengan berbagai rangkaian kegiatan yang kami rancang, kami berharap dapat mempererat kebersamaan dan meningkatkan standar pelayanan kami untuk masyarakat, khususnya bagi prajurit TNI AU/TNI, PNS, keluarga, serta masyarakat umum.”

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan grup keroncong Kolaborasa, yang memberikan suasana meriah dan kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sinergi antar anggota RSPAU dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada prajurut TNI AU/TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat. Humas RSPAU

Kepala RSPAU Terima Audiensi Direktur Radar Jogja

Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito menerima audiensi dari jajaran pimpinan Radar Jogja pada Kamis (5/9/24) di ruang kerjanya. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kabidum, Ka Humas RSPAU dan staf Hukum RSPAU, yang mendampingi Kepala RSPAU dalam menyambut rombongan Radar Jogja.

Dalam audiensi ini, hadir Direktur Radar Jogja, General Manajer, Pemimpin Redaksi, serta jajaran pimpinan lainnya. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara RSPAU dan Radar Jogja dalam berbagai bidang, termasuk komunikasi dan publikasi program-program yang diinisiasi oleh kedua belah pihak

Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., menyampaikan apresiasinya atas audiensi Radar Jogja.

"Kami menyambut baik kedatangan Direktur Radar Jogja beserta jajaran dan berharap audiensi ini dapat semakin memperkuat kerja sama antara RSPAU dan media dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. RSPAU terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan berkualitas, serta membuka diri untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak," ujar Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito.

Sementara itu, Direktur Radar Jogja Ananto Priyatno juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan institusi kesehatan seperti RSPAU.

"Kami sangat berterimakasih atas kesempatan untuk bertemu langsung dengan Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito dan jajaran. Kami siap mendukung penyebaran informasi tentang berbagai program kesehatan yang diinisiasi RSPAU, terutama yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Kerja sama yang baik ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi masyarakat maupun bagi kedua institusi," ungkapnya.

Pertemuan berlangsung hangat dengan diskusi yang membahas potensi kolaborasi lebih lanjut, khususnya dalam hal publikasi kegiatan-kegiatan sosial dan inovasi pelayanan kesehatan yang dilakukan RSPAU. Humas RSPAU.

 

Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW, RSPAU Gelar Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M

Dalam suasana yang penuh khidmat, RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Telegram Aspers Kasau Nomor T/100/2024 tentang arahan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M. Acara pengajian ini terselenggara  di Masjid At Taqwa RSPAU dr. Suhardi hardjolukito, dihadiri Oleh Ka RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Jajaran Pejabat RSPAU , Ketua PIA Ardya Garini anak Ranting 001 Ranting 05 Cabang 3 RSPAU dr Suhardi Hardjolukito beserta jajaran serta seluruh personil RSPAU dr. Suhardi hardjolukito. Hadir sebagai penceramah yaitu Ustadz H. Andie Kusuma Brata, SE., S.kom., MM., M.Si., MCH., CHT.,. Adapun tema ceramah hikmah Maulid Nabi Muhammad 1446 H kali ini yatiu “ Meneladani Aklhak Nabi Muhammad SAW dalam mewujudkan Personil TNI yang religius.  

 

Adapun sususan Acara Ceramah Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M ini adalah Pembacaan Kalam Ilahi, Sambutan Ka RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, Ceramah dan ditutup dengan doa bersama.  

 

Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., dalam sambutanya menekankan bahwa menjadi prajurit TNI bukan hanya menjaga kedaulatan Negara, namun juga memiliki kewajiban untuk menegakkan nilai-nilai religiusitas dalam kehidupan sehari-hari serta dalam menjalankan tugas dan pengabdian. akhlak yang baik, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial yang diajarkan Nabi Muhammad SAW harus menjadi landasan dalam setiap tindakan dan keputusan.

 

Selanjutnya, Ustadz H. Andie Kusuma Brata, SE., S.kom., MM., M.Si., MCH., CHT., memberikan tausiyah mengenai kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW dan bagaimana ajarannya yang relevan dengan kehidupan modern. Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kepada kita umatnya untuk menjaga Aklhaqul Karimah. Aklhaqul Karimah yang harus kita jaga yaitu Adab, Karomah, Hasan,Lughah Al Haya’, dan yang terakhir Qalbun Salim. Beliau juga  mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan kembali kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat Islam, terutama dalam hal kesederhanaan, kasih sayang, serta rasa tanggung jawab dalam berkehidupan sosial dan bekerja.

 

Acara ditutup dengan doa penutup yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara. Dengan pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446H ini diharapkan dapat membawa berkah dan inspirasi bagi semua yang hadir serta dapat menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik serta dapat menambah semangat kebersamaan dan rasa syukur bagi seluruh keluarga besar RSPAU dr. Suhardi hardjolukito. Humas RSPAU

 

Pemantauan dan Evaluasi Mutu Pasca Akreditasi oleh KARS : Upaya Berkelanjutan RSPAU Tingkatkan Kualitas Pelayanan

RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito melaksanakan Pemantauan dan Evaluasi Mutu Pelayanan Rumah Sakit Pasca Akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada hari Selasa (3/9/24). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSPAU untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Pemantauan & Evaluasi Mutu Pasca Akreditasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 3 hingga 4 September 2024 secara daring.

Hadir sebagai surveior dari KARS adalah dr. Liliek Sulistyaningsih, M.Kes, FISQua., yang bertugas di bidang manajemen, dan Dr. dr. Rodrigo Limmon, SpTHT-KL, MARS., yang bertugas di bidang medis. Selain itu, acara ini dihadiri pula secara daring oleh sesdiskesau, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang hadir secara luring.

Pada kesempatan ini, Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes., memaparkan profil rumah sakit serta program peningkatan mutu dan keselamatan rumah sakit. Beliau menegaskan pentingnya evaluasi ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa standar mutu pelayanan di RSPAU selalu terjaga dan terus meningkat.

"Kegiatan ini merupakan momen penting bagi kami untuk memastikan bahwa seluruh proses pelayanan kesehatan di RSPAU sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ini bukan sekadar memenuhi persyaratan, tetapi merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh anggota TNI AU/TNI, PNS serta keluarganya dan Masyarakat umum," ujar Marsma TNI dr. M. Roikhan Harowi, Sp.THT-KL., M.Kes.

Proses pemantauan dan evaluasi ini melibatkan 16 kelompok kerja tim akreditasi yang terbagi dalam dua bidang, yaitu bidang manajemen dan bidang medis. Proses konfirmasi dokumen dilakukan dengan teliti melalui aplikasi Sidokar.

Ka Akreditasi RSPAU dr, Suhardi Hardjolukito, Kolonel Kes dr. Susilo, juga menyampaikan pandangannya terkait kegiatan ini. Beliau menyatakan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan.

 "Pemantauan dan evaluasi ini memberikan kesempatan bagi kami untuk melihat kembali dan memperbaiki aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa RSPAU selalu siap memberikan pelayanan yang terbaik dan aman bagi pasien," ungkap Kolonel Kes dr. Susilo.

Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan RSPAU dapat terus mempertahankan dan bahkan meningkatkan standar mutu pelayanannya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSPAU semakin kuat. Humas RSPAU

RSPAU Dukung Kesiapan Atlet PBSI DIY Menuju PON XXI Dengan Pemeriksaan Kesehatan

Sejumlah atlet dan official dari PBSI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan Medical Check-Up (MCU) di RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito pada hari Rabu (28/08/24). Hal ini merupakan sebagai bagian dari persiapan yang matang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar pada tanggal 5 hingga 19 September 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan kondisi jantung, di mana para atlet menjalani serangkaian tes medis seperti elektrokardiogram (EKG), ekokardiografi (ECO), dan tes treadmill. Semua tes tersebut diawasi langsung oleh Wakil Kepala RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito, guna memastikan kondisi fisik para atlet dalam keadaan optimal untuk berlaga di ajang olahraga bergengsi tersebut.

Pada kesempatan ini, Waka RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Kolonel Kes dr. Imam Muslim, Sp.JP, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya penting untuk memastikan kebugaran fisik, tetapi juga sebagai langkah preventif agar para atlet bisa menghindari risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat tekanan dan intensitas latihan.

"Kami di RSPAU sangat mendukung upaya PBSI DIY dalam mempersiapkan atlet dengan sebaik mungkin. Kesehatan adalah modal utama dalam meraih prestasi, dan kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan medis yang terbaik agar para atlet bisa tampil maksimal di PON nanti," ujar Kolonel Kes dr. Imam Muslim., Sp.JP.

Ketua Umum PBSI DIY, KPH. Yudanegara, Ph.D, turut hadir mendampingi para peserta selama proses pemeriksaan dan memberikan dukungan penuh. Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa selain kemampuan teknis, kondisi kesehatan para atlet menjadi faktor krusial yang harus dijaga untuk memastikan kesiapan mereka bertanding di PON XXI mendatang.

"Ini merupakan langkah terobosan yang baik dari PBSI DIY dalam mempersiapkan teknis, fisik, dan mental para atlet," kata KPH. Yudanegara, Ph.D.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen RSPAU dalam mendukung kemajuan dunia olahraga, khususnya cabang bulutangkis, yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia. Sebagai institusi kesehatan yang terus bertransformasi dan berinovasi, RSPAU berupaya memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan ethos "AMPUH" (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis). Dukungan penuh dari RSPAU ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi para atlet dalam meraih prestasi terbaik di PON XXI mendatang, sekaligus memperkokoh sinergi antara dunia olahraga dan kesehatan. Humas RSPAU